lkmmnas XII psmkgi : syamsudin noor - soekarno hatta - minangkabau
- 16.59.00
- By Unknown
- 2 Comments
Akhirnya tibalah hari yang sangat kutunggu, hari dimana
petualangan akan dimulai. Aku sangat exited. Pagi yang cerah menyambut hari keberangkatan kami. Kira-kira
pukul 08.00 wita aku sudah berada di
Bandara Syamsudin Noor untuk melakukan check in, kebetulan aku tidak sendiri
melakukan perjalanan ke Padang, aku bersama 3 orang teman kampusku, yaitu
Yazid, Yuni dan Cindy.
Setelah beberapa kepanikan yang terjadi pagi itu, akhirnya kami berangkat juga dengan rute Banjarmasin – Padang, tapi sebelumnya transit dulu di Jakarta.
![]() |
| pemandangan awan yang, indah :) |
Aku sangat suka melihat keluar jendela jika sudah berada
atas, menikmati pemandangan segerombolan awan yang sangat indah, semua itu bagaikan dunia
awan yang WOW sangat keren menurutku. Memang sangat luar biasa ciptaan-Mu ya
Allah, yang bisa kulakukan hanya bersyukur atas pemandangan yang sangat indah
itu :)
Arrived in Tangerang.
Yeay. Sekarang kita sampai di Bandara Soekarno-Hatta yang
penuh dengan hiruk pikuk kesibukan orang-orang yang baru datang dan ingin
bepergian. Aku baru pertama kali menginjakkan kaki disini. Kesan pertama untuk
bandara ini, "bandaranya luas dan bagus". Karena kami semua baru
pertama kali melakukan perjalanan yang pake acara transit segala, akhirnya kami
bingung. Kami sempat diarahkan oleh petugas maskapai ke arah yang salah, dan
itu berkali-kali. Alhasil kami
sempat membuang waktu bolak-balik ke tempat tidak jelas. Sampai kami menemukan
petugas yang benar-benar memberikan petunjuk yang benar. Kami pun diarahkan untuk menuju 1B, yaitu untuk
keberangkatan menuju Pulau Sumatera.
| waktu masih bolak-balik di 1C : Yuni (kiri) Cindy (kanan) |
Setelah menunggu
kurang lebih 2 jam, akhirnya kami berangkat menuju Padang dan ternyata kami satu pesawat dengan delegasi lain yang berasal dari Bandung :)
| pemandangan awan lagi :) (maafkan karena penulis sangat suka dengan awan) |
| menyantap beard papa didalam pesawat |
| pulau-pulau kecil di pulau sumatera. Sebentar lagi kami mendarat. yeay! |
Arrived in Padang
Kami berada di ranah Minang sekarang, rasa capek yang melanda seakan sirna ketika mendarat di sini.
Pukul 16.00 wib kami keluar dari Bandara International Minangkabau, dan di luar bandara, kami sudah disambut oleh anak-anak FKG Univ. Andalas yang kebagian tugas menjemput kami. Mereka semua sangat ramah. Kali ini yang kebagian tugas mengantar kami ke penginapan adalah Uni Gita. Terimakasih banyak uni atas segala penjelasan tentang kota Padang yang sangat menawan :)
Tampaknya ini awal yang baik, dan aku semakin excited dengan serangkaian acara yang sudah disiapkan panitia.
salam penulis
Gusti Gina Permata Sari
"bahagianya, bahagiaku juga.."
-dari sebuah percakapan random hari ini :)
..perjalanan yang hampir memakan waktu 12 jam
..tersesat mencari penginapan..
..mobil yang sempat mogok..
..berbagi cerita aneh..
..sampai.. suap-suapan makanan..
semua terjadi didalam mobil itu.
perjalanan 2 hari 1 malam yang sangat mengesankan,
bersama mereka yang sangat spesial
aku mempunyai sebuah kisah kebersamaan yang harus ditulis
yaitu, sebuah kisah perjalanan menuju Angsana
bersama orang-orang yang 'luar biasa' :)
Akhirnya sampai di Pulau Kembang nih kita. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 15-25 menit dari pasar terapung kuin. Eits, bagi yang belum baca cerita sebelumnya, sebaiknya baca dulu deh cerita sebelumnya :
- Trip to Pasar Terapung & Pulau kembang (1)
- Trip to Pasar Terapung & Pulau Kembang (2)
- Trip to Pasar Terapung & Pulau Kembang (3)
Sampai di pulau kembang, kitaa sebelum masuk beli tiket dulu, yang seharga Rp 5.000 per orang. Kemudian kita bebas berkeliling melihat-lihat monyet. Oia, bagi yang takut monyet jangan khawatir, kita bisa menyewa pawang monyetnya haha. Ada ibu-ibu yang bakal jagain kita, dan ngasih monyet-monyet itu kacang. Anak-anak lain pada berani ngasih makan monyetnya, aku gaberani. Dideketin monyetnya aja takut. Ya, memang aku lebay -_-
Kita akan dipandu oleh ibu-ibu yang jadi guide kita untuk berkeliling. Kita akan menyusurii jalan setapak, yang disamping-sampingnya banyak pohon. Nah disitulah banyak monyet-monyet bergelantungan.
Perjalanan di pulau kembang pun selesai, wisata yang menegangkan bagi aku yang takut monyet >.< tapi sangat menyenangkan karena aku bersama mereka. Seharusnya di foto yang diatas itu ada 10 orang, tapi sayangnya cuma 6 yang bisa ikut. Akhirnya bisa juga jalan-jalan bareng kalian, walaupun lagi-lagi personilnya ga lengkap. Mungkin lain kali bisa liburan bersepuluh lengkap ya! haha.
Sebentar lagi masuk kuliah, Tens bakal mencar-mencar dan sibuk masing-masing lagi nih. See you liburan semester depan ya sahabat sahabat ku tersayang. Kita wajib travelling bareng lagi.
Oia, kalian bisa juga membaca tulisan tentang pasar terapung dan pulau kembang di postingan 2 sahabat aku dibawah ini :
- Yuk ke Pasar Terapung ! (I)
- Yuk ke Pasar Terapung ! (II)
- Yuk ke Pasar Terapung ! (III)
- Pasar Terapung
- Pulau Kembang
Selamat Malam semuanya :)
Salam Penulis
Rabu, 4 September 2013
Gusti Gina Permata Sari
- Trip to Pasar Terapung & Pulau kembang (1)
- Trip to Pasar Terapung & Pulau Kembang (2)
- Trip to Pasar Terapung & Pulau Kembang (3)
Sampai di pulau kembang, kitaa sebelum masuk beli tiket dulu, yang seharga Rp 5.000 per orang. Kemudian kita bebas berkeliling melihat-lihat monyet. Oia, bagi yang takut monyet jangan khawatir, kita bisa menyewa pawang monyetnya haha. Ada ibu-ibu yang bakal jagain kita, dan ngasih monyet-monyet itu kacang. Anak-anak lain pada berani ngasih makan monyetnya, aku gaberani. Dideketin monyetnya aja takut. Ya, memang aku lebay -_-
Kita akan dipandu oleh ibu-ibu yang jadi guide kita untuk berkeliling. Kita akan menyusurii jalan setapak, yang disamping-sampingnya banyak pohon. Nah disitulah banyak monyet-monyet bergelantungan.
menyusuri jalan setapak
foto dulu.
-taken by Bagus Ridhani-
kiri ke kanan : Cici, Via, Gina, Vero, Tudzla
monyetnya lagi bobo
Udah hampir ujung nih jalan setapaknya
Kemudian kami dibawa ke pinggir sungai, dan kami mulai berfoto-foto lagi disana. Sehabis ini, ada jalan gitu di pinggir sungai buat balik lagi ke tempat awal kita masuk,. Nah, harus lebih waspada disini, monyetnya suka narik-narik baju, malah ada yang mau naikin ke punggung >.< Tapi sekali lagi tenang, kalian masih tetap dijagaa oleh ibu-ibu si pawanya monyet itu.
TENS !
-Vero - Gina - Dian - Via - Tudzla - Cici-
Sebentar lagi masuk kuliah, Tens bakal mencar-mencar dan sibuk masing-masing lagi nih. See you liburan semester depan ya sahabat sahabat ku tersayang. Kita wajib travelling bareng lagi.
Oia, kalian bisa juga membaca tulisan tentang pasar terapung dan pulau kembang di postingan 2 sahabat aku dibawah ini :
- Yuk ke Pasar Terapung ! (I)
- Yuk ke Pasar Terapung ! (II)
- Yuk ke Pasar Terapung ! (III)
- Pasar Terapung
- Pulau Kembang
Selamat Malam semuanya :)
Salam Penulis
Rabu, 4 September 2013
Gusti Gina Permata Sari
Jika anda tersesat pada postingan ini, sebaiknyaa anda membaca dahulu cerita sebelumnya mengenai ini, yaitu :
- Trip to Pasar Terapung & Pulau Kembang (1)
- Trip to Pasar Terapung & Pulau Kembang (2)
Baik, perjalanan kami pun dilanjutkan menuju Pulau Kembaang. Di perjalanan seperti biasa kami mulai berfoto-foto lagi, dan matahari sudah mulai benar-benar tampak,. Jadi kami sambil menikmati semilirr angin pagi selama perjalanan.
- Trip to Pasar Terapung & Pulau Kembang (1)
- Trip to Pasar Terapung & Pulau Kembang (2)
Baik, perjalanan kami pun dilanjutkan menuju Pulau Kembaang. Di perjalanan seperti biasa kami mulai berfoto-foto lagi, dan matahari sudah mulai benar-benar tampak,. Jadi kami sambil menikmati semilirr angin pagi selama perjalanan.
"melihat arus sungai yang mengalir, membawaku kedalam suasana damai, tenang dan nyaman"
This photo taken by Bagus Ridhani
nice shoot
coba perhatikan yang dilingkaran putih. Itu Efri, coba perhatikan gayanya.
mirip banget sama James yang di stiker LINE wkwk
(kerjaan Via nih yang ngedit foto ini)
Tudzla-Vero-Gina
yak, kalo ini kiita-kita narsis dulu di dalam kelotok. ahaha
Fajar semakin tinggi
Sebentar lagi kita akan sampai di Pulau Kembang, sebentaar lagii kalian akan disambut oleh monyet-monyet di dermaga kelotok. Tapi, cerita tentang Pulau Kembang akan saya lanjutkan di postingan selanjutnya.
Selamat petang dan selamat sholat maghrib bagi yang muslim :)
makasih sudah mampir
Salam Penulis
Selasa, 3 September 2013
Gusti Gina Permata Sari
Tulisan ini adalah kelanjutan dari cerita sebelumnya, yaitu Trip to Pasar Terapung & Pulau Kembang (1). Setelah pergi menjemput Tudzla dan Vero dirumahnya, aku mendapat giliran ketiga untuk dijemput. Kira-kira pukul 04.35 Dede sampai dirumahku. Karena kami dikejar-kejar oleh waktu, Dede akhirnya ngebut nyetirnya. Untungnya jalanan Banjarbaru di jam segitu masih sangat sepi, jadi ngebut pun tidak masalah. Kami menjemput anak-anak lain dirumahnya. Dan sekitar pukul 05.15 kami akhirnya sampai di pos pertama (Soto Bang Amat).
Oia, karena tujuan utama kami selain pasar terapung adalah menuju Pulau Kembang, jadi kami akan menuju pasar terapung yang terletak di daerah Kuin. Agar jarak ke Pulau Kembangnya tidak terlalu jauh.
Setelah perut mulai kenyang, kami pun melanjutkan perjalanan ke Pulau Kembang.
Sesampainya disitu, karena adzan sudah berkumandang, kami pun menjalankan kewajiban terlebih dahulu. Sekitar pukul 05.30 kami naik ke atas kelotok dan memulai perjalanan yang luar biasa ini.
Tempat pertama yang aku incar untuk menikmati perjalanan adalah, duduk di atas atap kelotok. Aku sudah bertekad agar tidak takut kali ini. Bersama yang lain, kami mecari posisi paling "pw" di atas kelotok. Di sana anginnya berhembus lumayan kencang, dingin bo! Untung pake baju agak tebal. Selama perjalanan menuju ke pasar terapung, kami pun mulai berfoto-foto ria di atas kelotok :D
muka kami ga ada yang stabil -_- tapi pemandangannya cantik banget :)
-taken by Bagus Ridhani-
-taken by Bagus Ridhani-
Oia, karena tujuan utama kami selain pasar terapung adalah menuju Pulau Kembang, jadi kami akan menuju pasar terapung yang terletak di daerah Kuin. Agar jarak ke Pulau Kembangnya tidak terlalu jauh.
sunrise
Sunrise yang sangat cantik di Pasar Terapung Kuin
Cici dan Vero
-taken by Bagus Ridhani-
Di pasar terapung pun kami menyerbu jukung yang menjual nasi bungkus, kue-kue dan teh hangat. Pasar terapung kuin ini memang terlihat sepi, ditambah kami yang agak terlambat berangkatnya -_-
Pasar Terapung Kuin yang terlihat sepi
-Taken by Tudzla Hernita-
jukung yang menjual berbagai macam kue dan kami serbu untuk mengisi perut
Cara membelinya unik, kami menggunakan tusukan dari bambu yang ujungnya terdapat lidi, untuk mengambil kue yang dijual dijukung bapaknya. Ini nih yang bikin heboh. Karena ya seperti biasa, kami selalu heboh dimanapun dan kapanpun.
Sampai di dalam kelotok pun kami heboh saat membeli kue-kue itu., sampe sampe kami menjatuhkan satu tusukan bapaknya ke sungai. Dan hanyut begitu saja :") Maafkan kami ya pak, kami tidak bermaksud kok :")
makan kue di dalam kelotok
Setelah perut mulai kenyang, kami pun melanjutkan perjalanan ke Pulau Kembang.
Oke, sebelumnya simpan barang-barang berharga anda sebelum sampai disana. Yaah, kali aja ntar diambil-ambil gitu sama monyet-monyet yang disana. haha
--------------------------------------
Tunggu kelanjutan cerita kami di Pulau Kemmbang di postinganku selanjutnya.
Selamat siang, selamat beraktivitas :)
terima kasih banyak buat yang sudah mau mampir disini :)
Salam Penulis
Selasa, 3 September 2013
Gusti Gina Permata Sari
Pasar terapung merupakan salah satu wisata yang terdapat di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Sebuah pasar yang letaknya di atas sungai martapura. Para penjual menggunakan jukung (perahu kecil tanpa mesin) untuk menjual dagangan-dagangannya. Yang dijual oleh para pedagang adalah kue-kue, buah-buahan, minuman, dan lain-lain.
Pasar terapung sendiri ada di 2 tempat, yaitu di daerah Kuin dan Lok baintan. Jika kamu ingin melihat "the Real" pasar terapung, pergilah ke daerah Lok baintan. Karena disanalah para pedagang banyak menjual dagangannya. Sedangkan di daerah kuin, lebih sepi dibanding daerah Lok baintan.
Nah, hari kamis kemaren tanggal 29 Agustus 2013. Saya bersama tens dan 3 orang cowok temen kami pergi ke pasar terapung dan pulau kembang. Wacana ini berawal dari Dede (salah satu temenku) yang ngajakin tens pergi ke pasar terapung melalui jejaring social bernama Path. Kami pun sangat excited dengan ajakan itu, karena Dede juga akan menjamin akomodasi untuk sampai di tempat tujuan :D
Setelah penetapan tanggal dan lain-lain, jarkom pun dijalankan ke anak-anak lain. Dari 10 anak tens, cuma 6 orang yang bisa ikut. Karena 2 anak sudah stay di tempat perantauan, dan 2-nya lagi sedang liburan dan study tour di luar daerah Kalsel. Karena mobil masih muat 2 orang, akhirnya kami sepakat untuk mengajak Efri dan Bagus dalam perjalanan kali ini.
Untuk mencapai tu\ujuan ke pasar terapung sendiri, kita perlu menyewa satu kelotok (perahu yang menggunakan mesin).
Seperti kata Antragama Ewa Abbas, dalam tulisannya disini yang harus anda pesiapkan sebelum pergi ke pasar terapung adalah :
1. Booking kelotok, dengan cara mengontak paman kelotoknya. Dan pos pertama kita di Soto Bang Amat untuk menaiki kelotok yang sudah dipesan.
2. Siapkan uang Rp 250.000,00 untuk membayaar sewa kelotok
3. Harus sudah berada di pos pertama (Soto Bang Amat) pada pukul 05.00, jika terlambat maka rencana perjalanan anda akan gagal. Karena pasar terapung sendiri beoperasi pada saat fajar baru memunculkan wujudnya.
4. Siapkan kamera.
Karena harus bangun sangaaat paagi, kami semua pun mengatur strategi untuk saling bangun-membangunkan satu sama lain. Yang bangun duluan, langsung nelpon buat bangunin yang lain. Aku sendiri, ditelponin sama Tudzla berkali-kali :" dan jam 03.15 akhirnya aku bangun, lalu langsung nelpon anak-anak yang lain. Kami berencana start dari Banjarbaru jam 04.00, tapi rencana hanyalah rencana. Akhirnya Dede start dari rumahnya sekitar jam 4.15 'an. Dan itu pun harus keliling-keliling dulu buat jemputin kami satu-satu dirumah masing-masing.
Mau tau kelanjutan ceritanya? Apakah kami berhasil sampai di pasar terapung tepat waktu?
silahkan baca di cerita selanjutnya :D ( PD banget kaya ada aja yang mau baca :" hiks )
Selamat Malam semuanya
Salam Penulis
Senin, 2 September 2013
Gusti Gina Permata Sari
Pasar terapung sendiri ada di 2 tempat, yaitu di daerah Kuin dan Lok baintan. Jika kamu ingin melihat "the Real" pasar terapung, pergilah ke daerah Lok baintan. Karena disanalah para pedagang banyak menjual dagangannya. Sedangkan di daerah kuin, lebih sepi dibanding daerah Lok baintan.
Pasar Terapung Lok Baintan
source : google images
Nah, hari kamis kemaren tanggal 29 Agustus 2013. Saya bersama tens dan 3 orang cowok temen kami pergi ke pasar terapung dan pulau kembang. Wacana ini berawal dari Dede (salah satu temenku) yang ngajakin tens pergi ke pasar terapung melalui jejaring social bernama Path. Kami pun sangat excited dengan ajakan itu, karena Dede juga akan menjamin akomodasi untuk sampai di tempat tujuan :D
Setelah penetapan tanggal dan lain-lain, jarkom pun dijalankan ke anak-anak lain. Dari 10 anak tens, cuma 6 orang yang bisa ikut. Karena 2 anak sudah stay di tempat perantauan, dan 2-nya lagi sedang liburan dan study tour di luar daerah Kalsel. Karena mobil masih muat 2 orang, akhirnya kami sepakat untuk mengajak Efri dan Bagus dalam perjalanan kali ini.
Untuk mencapai tu\ujuan ke pasar terapung sendiri, kita perlu menyewa satu kelotok (perahu yang menggunakan mesin).
Seperti kata Antragama Ewa Abbas, dalam tulisannya disini yang harus anda pesiapkan sebelum pergi ke pasar terapung adalah :
1. Booking kelotok, dengan cara mengontak paman kelotoknya. Dan pos pertama kita di Soto Bang Amat untuk menaiki kelotok yang sudah dipesan.
2. Siapkan uang Rp 250.000,00 untuk membayaar sewa kelotok
3. Harus sudah berada di pos pertama (Soto Bang Amat) pada pukul 05.00, jika terlambat maka rencana perjalanan anda akan gagal. Karena pasar terapung sendiri beoperasi pada saat fajar baru memunculkan wujudnya.
4. Siapkan kamera.
Karena harus bangun sangaaat paagi, kami semua pun mengatur strategi untuk saling bangun-membangunkan satu sama lain. Yang bangun duluan, langsung nelpon buat bangunin yang lain. Aku sendiri, ditelponin sama Tudzla berkali-kali :" dan jam 03.15 akhirnya aku bangun, lalu langsung nelpon anak-anak yang lain. Kami berencana start dari Banjarbaru jam 04.00, tapi rencana hanyalah rencana. Akhirnya Dede start dari rumahnya sekitar jam 4.15 'an. Dan itu pun harus keliling-keliling dulu buat jemputin kami satu-satu dirumah masing-masing.
---------------------------
Mau tau kelanjutan ceritanya? Apakah kami berhasil sampai di pasar terapung tepat waktu?
silahkan baca di cerita selanjutnya :D ( PD banget kaya ada aja yang mau baca :" hiks )
Selamat Malam semuanya
Salam Penulis
Senin, 2 September 2013
Gusti Gina Permata Sari
Skills lab. Menurut aku sendiri, kegiatan itu yang paling mengasyikkan dan paling aku suka dalam perkuliahan di KG. Walaupun terkadang bikin stres juga.
Beberapa skills, langsung diambil nilai pada hari itu juga. Kalau kalian pernah menonton acara Master Chef, mungkin mekanismenya kurang lebih seperti itu. Kita diberi waktu tertentu untuk menyelesaikan kerjaan dan langsung dinilai.
List skill lab untuk blok 7 yaitu :
- suturing (menjahit)
- eksodonsia (mencabut gigi)
- anestesi lokal (pembiusan secara lokal)
- konservasi endodontik (perawatan saluran akar gigi pada gigi I,C,P,M {anak KG pasti ngerti})
- pembuatan mahkota pasak
List skill lab untuk blok 8 yaitu :
- pembuatan klamer orthodontik lepasan (kawat gigi lepasan)
- pembuatan klamer prosthodonsia (kawat untuk gigi palsu sebagian lepasan)
- pembuatan gigi tiruan sebagian lepasan (GTSL)
Malam ini, tiba-tiba merindukan suasana kampus. Kangen kegiatannya, kangen orang-orangnya, kangen stres bersama, kangen lari-lari ke lantai 4 ruang skill gara-gara hampir telat, kangen kelaparan waktu skills, kangen saling bantu pas skill lab, dan kangen kebersamaan serta kegilaan kelompok skills B1.
Katanya semester 5 ini kelompoknya bakal diacak lagi T.T padahal sudah "PW" banget sama kelompok ini, sudah 3 blok kami lewati bersama, itu artinya 1,5 semester kami berjuang bareng-bareng.
Kalo diingat-ingat, banyak banget kejadian-kejadian aneh sama mereka ini. Dari ada yang nangis gara-gara kerjaan belum selese, banyak yang ganti gigi, gypsum model patah, di PHP kronis sama dosen tercinta, bunsen kebakar, ketiduran di sofa ruang skill, banyak lah pokoknya. Tapi itu yang bikin kangen.
Kelompok ini udah klop banget, tiap ngumpul pasti ada aja yang diketawain dan di"hapaki".
Dan beriikut ada beberapa dokumnetasi kerjaan skills lab blok 8
Beberapa skills, langsung diambil nilai pada hari itu juga. Kalau kalian pernah menonton acara Master Chef, mungkin mekanismenya kurang lebih seperti itu. Kita diberi waktu tertentu untuk menyelesaikan kerjaan dan langsung dinilai.
List skill lab untuk blok 7 yaitu :
- suturing (menjahit)
- eksodonsia (mencabut gigi)
- anestesi lokal (pembiusan secara lokal)
- konservasi endodontik (perawatan saluran akar gigi pada gigi I,C,P,M {anak KG pasti ngerti})
- pembuatan mahkota pasak
List skill lab untuk blok 8 yaitu :
- pembuatan klamer orthodontik lepasan (kawat gigi lepasan)
- pembuatan klamer prosthodonsia (kawat untuk gigi palsu sebagian lepasan)
- pembuatan gigi tiruan sebagian lepasan (GTSL)
Malam ini, tiba-tiba merindukan suasana kampus. Kangen kegiatannya, kangen orang-orangnya, kangen stres bersama, kangen lari-lari ke lantai 4 ruang skill gara-gara hampir telat, kangen kelaparan waktu skills, kangen saling bantu pas skill lab, dan kangen kebersamaan serta kegilaan kelompok skills B1.
Katanya semester 5 ini kelompoknya bakal diacak lagi T.T padahal sudah "PW" banget sama kelompok ini, sudah 3 blok kami lewati bersama, itu artinya 1,5 semester kami berjuang bareng-bareng.
Kalo diingat-ingat, banyak banget kejadian-kejadian aneh sama mereka ini. Dari ada yang nangis gara-gara kerjaan belum selese, banyak yang ganti gigi, gypsum model patah, di PHP kronis sama dosen tercinta, bunsen kebakar, ketiduran di sofa ruang skill, banyak lah pokoknya. Tapi itu yang bikin kangen.
Kelompok ini udah klop banget, tiap ngumpul pasti ada aja yang diketawain dan di"hapaki".
Talitha tidurr di sofa ruang skill lab -_-
yak! narsis dulu
ciyee :3
narsis dulu sebelum dokternya datang :p
-talitha-enny-gina-
-Labial Arch-
Kawat lepasan yang kami buat
Kawat (klamer) untuk gigi tiruan lepasan
kalo yang dibawah ini gigi tiruan sebagian lepasan
Gigi Tiruan Sebagian Lepasan (GTSL)
Ga kerasa, kurang lebih 2 mingguan lagi udah masuk kuliah lagi. Semester 5, here I come!! Ayo berjuang untuk menjadi lebih baik lagi! Semangat!!
Salam Penulis
Jumat, 23 Agustus 2013
Gusti Gina Permata Sari
Mari kita simak dahulu apasih penjelasan dari 2 permainan ini.
Dan video dibawah ini adalah video gaje yang aku bikin waktu gengs main DDR hahaha
"Pump It Up (PIU) adalah sebuah nama mesin arcade yang merupakan salah satu dance video games dikembangkan oleh Andamiro yang berasal dari Korea. Mesin ini termasuk dalam kategori dance simulation machine yang biasa terdapat di sebuah gamecenter-gamecenter seperti Timezone, Fun World, Mr. token, dan lain-lain."
"Sama seperti PIU, perbedaannya adalah Dance Dance Revolution (DDR) berasal dari Jepang dan dikembangkan oleh Konami dan keluaran terdahulu dibanding PIU.
source : disini
Beberapa bulan terakhir, aku sedang menularkan virus hobiku yang main DDR ini ke sahabat-sahabatku, dan akhirnya mereka jadi ketagihan juga.
well, sewaktu liburan dan pada ngumpul, wajib ada acara buat main DDR bareng.
Aku sendiri dikenalkan pertama kali oleh teman kampusku, dan akhirnya aku jadi sering main atau dengan kata lain dilatih oleh sahabat aku sendiri Dian Pratiwi sewaktu kampus masih di Banjarbaru. Setelah pindah ke Banjarmasin, aku menjadi sangat jarang bermain DDR.
Ternyata di mall Banjarmasin juga terdapat permainan serupa dengan DDR, yaitu PIU. Tetapi pijakan kakinya yang ada 5. Berbeda dengan DDR yang hanya 4.
Aku dikenalkan pertama kali permainan ini oleh Putri Amalia (master deh ini). Tetapi karena aku terbiasa bermain DDR, bermain pump terasa sulit bagiku. Aku pun tidak ada mencoba bermain pump lagi setelah itu.
Dance Dance Revolution (DDR)
Pump It Up
Dan hari ini tadi, karena kebetulan ke Banjarmasin buat nonton Percy Jackson : Sea of Monster. Aku dan Tyas pun memberanikan diri untuk mencoba permainan Pump It Up. Dengan berbekal mengais-ngais kartu Amazone sama temen-temen (karena faktor males bikin kartu HAHA). Beruntungnya kami, ternyata si Gideon punya, thanks banget pokokny :)
dengan mengisi saldo 20.000, kami pun mulai main.
Awal main, kagok banget. Masih belum terbiasa depan papan yang ada 5 tombol yang diagonal. Tapi perlahan-lahan, setelah main berkali kali akhirnya kami menemukan ritme permainannya.
Dan akhirnya aku dan tyas sudah bisa mencapai level 4 dengan tingkat kesulitan yang masih "easy" hahaha. Lumayan lah buat newbie.
Menurutku antara PIU dan DDR, aku lebih suka PIU. Kenapa? Karena koleksi lagu-lagunya yang lebih asyik dan juga tombolnya ga sekeras DDR yang di Banjarbaru -_- terus ya mesin DDR itu bacot banget alias banyak komentar -_- beda banget sama mesin PIU yang full music + video klipnya aja, ga pake bacot nih hha.
Nanti kapan-kapan mau banget nge-pump bareng GENGS yang personilnya lengkap. Kayanya bakal asyik banget !
Oia, berikut ada video aku sama tyas nge-pump :
Gaya aku gaje banget hha
Terus ini ada juga video anak yang nge-pump waktu di Duta Mall tadi. Dia main solo. Sumpah dewa banget!
Dan video dibawah ini adalah video gaje yang aku bikin waktu gengs main DDR hahaha
Salam Penulis
Jumat, 23 Agustus 2013
Gusti Gina Permata Sari
sejuta alasan, sejuta cerita, sejuta tawa
Rasa rindu yang tersimpan dengan sahabat-sahabat kesayangan, akhirnya pecah menyeruak dalam canda tawa kebersamaan saat kita berkumpul. Terpisah di masing-masing kota perantauan untuk menggapai mimpi kita masing-masing, membuat kita terpisahkan jarak dan komunikasi yang sangat jarang. Bahkan, aku saja yang satu kampus dengan tyas sangaaaaat jarang bertemu karena kami berbeda program studi.
Tetapi liburan ini, akhirnya rasa rindu itu terbayarkan dengan berkumpulnya kita semua :) walaupun personil masih belum bisa lengkap.
Entahlah, ngumpul bersama mereka sangatlah menyenangkan. Sejak awal liburan, kami sudah mengagendakan berkumpul di rumah Tyas, bersama Yasqi dan Azka. Kali ini agendanya curhat-curhatan :'')
walaupun personil belum lengkap karena Antra, Ricky dan Fakhri belum pulang ke Banjarbaru, tetapi tetap aja kalo udah ngumpul pasti ada aja yang bisa bikin ngakak.
Kemudian, agenda buka bersama part 1 tengirls dan nonton pacific rim di XXI. Sumpah, kami adalah pengunjung yang paling di ribut di rumah makan pada saat bukber, padahal yang datang waktu itu cuma bertujuh (Aku, Anggi, Septy, Cici, Vero, Azka, Shasa). Tapi memang begitulah adanya, jika kami berkumpul, pasti akan ribut, rusuh, dan tidak peduli dengan lingkungan sekitar -_-
mau foto aja rusuhnya setengah mati -_- cuma foto ini yang personilnya lengkap
azka belum datang waktu ini.
lalu, saat Antra dan Fakhri sudah ada di Banjarbaru, geng keluarga pun membuat agenda nonton bareng di rumah Tyas, main UNO, bikin surprise gaje bareng, ditraktir makan bareng, blogging bareng, curhat-curhatan, sholat bareng, apa lagi ya? hahaha yang pasti menyenangkan. Oia, di geng keluarga ini (entahlah, sebenarnya grup ini tidak memiliki nama, jadi anggap saja itu namanya -_-) juga ada anggota baru, yaitu Hendy.
welcome to this family, hendy ! Satu lagi, makasih banyak buat Antragama yang sudah mau direpotin terus buat nebengin aku kemana-mana :"
Antra yang pake sarung dan Fakhri yang pegang piring
(Surprise ultah Bella)
ciyee Hendy sama Nanda
(Surprise ultah Nanda)
kasian Yasqi kepengen dikasih surprise juga :"
Kemudian, tengirls ngadain bukber part 2 dengan personil yang cuma 6 orang. Kali ini, tetep kami lah pengunjung yang paling rusuh dan ribut, sampe ga sadar kalo orang sudah adzan magrib. Astaghfirullah -_-
Tudzla - Vero - Gina
mesra bangeet bu hajiiiiiii *gaya Azka*
planning kita untuk travelling bareng semoga terealisasi ya! :""
sehabis lebaran, banyak agenda yang harus kita lakukan. Intinya melakukan kegiatan apapun bersama kalian (tengirls ataupun geng keluarga) akan terasa sangaaaaaaat menyenangkan! :))
Sangat bersyukur punya sahabat-sahabat luar biasa seperti kalian!
See ya!
Salam Penulis
Gusti Gina Permata Sari









































